Langsung ke konten utama

SERI KAJIAN KITAB HIDAYATUL ADZKIYA

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน
RANGKUMAN TA'LIM
KITAB HIDAYATUL ADZKIYA
01 Rabiul Akhir 1441 H/28 November 2019 M
๐Ÿ‘ณPemateri : Abina KH M Nurpahmi H., S.Pd.

✔️Thorikoh manusia untuk sampai kepada Allah :

1️⃣ Belajar ilmu agama.
2️⃣ Memperbanyak ibadah kpd Allah SWT.  Sampai-sampai tidak ada waktu luang untuk mengerjakan kegiatan yang lain.

   Dan ini termasuk orang-orang yg tidak mampu untuk mencari nafkah. Dan termasuk Thoriqoh sholihin.

3️⃣ Memperbanyak Khidmah kepada ulama. Dan ini lebih baik dari pada sholat sunah.
Karena Allah memberikan pahala kepada ulama di setiap hurup yang di ajarkannya.

✔️ Syare'at tanpa hakikat itu tidak sempurna.
Karena ke 2 nya adalah menghiasi badan untuk menghadap kepada Allah SWT.
   Bagaikan rumah yang selalu kita bersihkan yg agar supaya pantas untuk menyambut para tetamu.

✔️Orang yang paling sempurna adalah orang yang datang kepadanya dengan hati yang selamat. Seperti Firman Alloh SWT :

ุงِู„َّุง ู…َู†ْ ุงَุชَู‰ ุงู„ู„ّٰู‡َ ุจِู‚َู„ْุจٍ ุณَู„ِูŠْู…ٍ ۗ 
Artinya :
"kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 89)

✔️ Tujuan kita beribadah supaya sampai kepada Allah SWT, bukan sampai kepada manusia.

✔️ Tujuan ngaji & mondok supaya kita pantas menghadap kepada Allah SWT.
   Panggilan kyai atw ustadz itu adalah sebutan orang-orang kepada kita saja. Dan bukan tujuan kita.

✔️ Hati yang asalnya bertujuan untuk manusia, kita rubah tujuannya kepada Allah. yang tadinya kita beramal karna untuk manusia kita rubah tujuan semua itu untuk Allah.

✔️ Berkata Imam Muhammad Al-Ghozali r.a : "Siapa orang yang belajar ilmu kemudian mengamalkannya dengan mengajarkannya, maka itu orang akan di undang oleh Allah sebagai orang yang Mulia nan agung di singgasana kerajaan Allah SWT di langit. Dan semua penduduk langit memandang dia sebagai orang yang Mulia nan Agung."

   Karena orang itu seperti matahari yang tidak bosan-bosan setiap hari menyinari dirinya dan menyinari orang lain. Dan bagaikan minyak misik yang harum untuk dirinya dan harum untuk orang lain.

✔️ Berkata Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani :
"Aku tidak bisa sampai kepada Allah dengan sholat malam, tapi aku bisa mencapainya dengan berbuat baik, memuliakan orang lain, tawadhu, dan hati yang selamat (dari semua penyakit hati)."

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin..
(Muhammad Salman Abi Hasan, Mahasantri DALWA)

#santriindonesia #rumahsantri #santriadzkiyamansyaulhikam #santriemha #santrikeren #santribisa #santri #santriwan #santrinusantara #santri_hitz #santrionline #santrizamannow

Bisa Kunjungi kami juga di :

FB pesantren : https://www.facebook.com/ponpes.ponpes.1029
Halaman FB :
https://instagram.com/galeri_emha?igshid=1yitwlvep3sj
Blogger Pesantren :
http://ponpesadzkiyaemha.blogspot.com/?m=1
YouTube Pesantren :
https://www.youtube.com/channel/UCPkuzR-f3vbFJ_-3YUBf53g

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi Maulana Syekh 'Ala Na'imah

Maulana Syeikh 'Ala Muhammad Musthafa Na'imah adalah seorang ulama muda terkemuka dari Alexandria (Iskandaria), Mesir. Beliau dikenal dengan panggilan Syeikh 'Ala Na'imah di kalangan kerabat dan murid-muridnya.  Sejak kecil, Syeikh 'Ala menempuh pendidikan formal dan non-formal di lembaga-lembaga Al-Azhar. Beliau sering melakukan perjalanan dengan kereta api antara Alexandria dan Kairo untuk menimba ilmu. Di sekolahnya, beliau selalu meraih predikat baik dan dijuluki sebagai murid teladan. Selain itu, beliau aktif menghadiri majelis-majelis ilmu bersama para masyaikh besar Alexandria, seperti Maulana Syeikh Ibrahim Abdul Ba'ist Al-Kattani dan Maulana Syeikh Abdussalam Ali Syita.  Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Syeikh 'Ala terus mendalami ilmu agama dengan menghadiri 4-5 majelis setiap harinya, termasuk majelis burdah. Beliau juga rutin mengikuti majelis hadrah bersama Maulana Syeikh Abdussalam, meskipun harus melakukan perjalanan pulang-pergi antara Ka...

Opening POSE 2024: Ajang Olahraga Santri untuk Kebersamaan dan Sportivitas

Sumedang, 26 Desember 2024 – Pekan Olahraga Santri EMHA (POSE) 2024 resmi dibuka dengan penuh semangat pada Kamis, 26 Desember 2024, pukul 14.00 WIB, bertempat di Lapangan eMHa 3, Pondok Pesantren Islam Terpadu (PIT) Adzkiya Mansyaul Hikam, Cipatat Sekarwagi, Buahdua, Sumedang.   Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting pesantren, di antaranya:   1. Khadimul Ma'had PIT Adzkiya Mansyaul Hikam , KH. Dr. (Cand.) M. Nurpahmi H., M.Pd.   2. Dewan Asatidz dan Ustadzat 3. Para Kepala Madrasah dari MTs, MA, dan SMK Islam Terpadu Adzkiya MH, beserta seluruh guru.   4. Pengurus Pesantren (Dema, SKM, dan OPI).   5. Santriwan dan Santriwati  dari berbagai jenjang.   Susunan Acara Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan sholawat yang dipimpin oleh Ust. Aman Abdurrohman, S.Pd. , Penanggung Jawab Ma'had Shighor Lil Qur’an (MSLQu) Adzkiya eMHa.   Dilanjutkan dengan samb...

PENERIMAAN SANTRI BARU (PSB) PONDOK PESANTREN ISLAM TERPADU ADZKIYA MANSYAUL HIKAM TAHUN AJARAN 2025/2026