Langsung ke konten utama

Syekh dari Mesir Mentalaqi Pengajar Al-Qur’an di Ponpes Adzkiya Mansyaul Hikam


Sumedang, Selasa (17/12/2024) – Pondok Pesantren Islam Terpadu Adzkiya Mansyaul Hikam (PITA eMHa), Sumedang, Jawa Barat, kedatangan tamu istimewa, Maulana Syeikh Zakariya Muhammad Marzouk Al-Husaini Al-Azhari dari Mesir. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Safari Da’wah beliau.

Pada Senin malam (16/12), Syekh Zakariya tiba di pesantren dan beristirahat di Bait Multazam. Pagi harinya, Selasa (17/12), beliau memimpin majelis talaqi Al-Qur'an yang dihadiri oleh para pengajar Al-Qur’an (Asatidz dan Ustadzat) Pondok Pesantren Adzkiya Mansyaul Hikam. Hadir juga Khadimul Ma'had, Abina Dr (Cand) KH M Nurpahmi H, M.Pd, yang menyambut langsung kedatangan beliau.

Dalam kegiatan talaqi tersebut, Syekh Zakariya membimbing bacaan Surat Al-Fatihah para peserta. Satu per satu bacaan mereka didengarkan, diperbaiki, dan dikoreksi jika ada kesalahan. Selain itu, Syekh juga memberikan motivasi kepada para pengajar untuk terus belajar, membaca, dan mengajarkan Al-Qur’an dengan sebaik-baiknya.

Salah satu momen menarik terjadi ketika Ust Dede Djaelani Aripudin, M.Pd, Direktur Madrasah Muallimin Islamiyah Adzkiya Mansyaul Hikam (MMI Adzkiya eMHa), bertanya tentang hukum waqof (berhenti) pada lafadz "عليهم" yang pertama dalam Surat Al-Fatihah. Syekh Zakariya menjelaskan bahwa hal tersebut diperbolehkan, karena ia sendiri diajarkan demikian oleh gurunya.

Khadimul Ma'had Berpose bersama Syekh Zakariya

Dalam kesempatan tersebut, KH M Nurpahmi meminta agar Syekh Zakariya bersedia menjadi Murobbi (pembimbing) dalam bidang Al-Qur’an untuk para pengajar di pondok. Beliau berharap kegiatan talaqi ini dapat berlanjut, meskipun secara virtual di masa mendatang.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para pengajar Al-Qur’an yang hadir. Mereka merasa mendapatkan banyak ilmu dan motivasi langsung dari seorang ulama besar. Harapannya, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, memperkuat sanad, serta membuka pintu ilmu yang lebih luas di Pondok Pesantren Adzkiya Mansyaul Hikam.

“Semoga ini menjadi awal dari pertemuan-pertemuan berikutnya,” ujar KH M Nurpahmi di akhir acara.

Penulis : Ahmad Sodiq Fajar Hidayat

Follow juga Akun Medsos Pesantren : 



Komentar

  1. Alangkah indahnya bisa berkumpul dan belajar ilmu bersama para ulama 💕

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi Maulana Syekh 'Ala Na'imah

Maulana Syeikh 'Ala Muhammad Musthafa Na'imah adalah seorang ulama muda terkemuka dari Alexandria (Iskandaria), Mesir. Beliau dikenal dengan panggilan Syeikh 'Ala Na'imah di kalangan kerabat dan murid-muridnya.  Sejak kecil, Syeikh 'Ala menempuh pendidikan formal dan non-formal di lembaga-lembaga Al-Azhar. Beliau sering melakukan perjalanan dengan kereta api antara Alexandria dan Kairo untuk menimba ilmu. Di sekolahnya, beliau selalu meraih predikat baik dan dijuluki sebagai murid teladan. Selain itu, beliau aktif menghadiri majelis-majelis ilmu bersama para masyaikh besar Alexandria, seperti Maulana Syeikh Ibrahim Abdul Ba'ist Al-Kattani dan Maulana Syeikh Abdussalam Ali Syita.  Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Syeikh 'Ala terus mendalami ilmu agama dengan menghadiri 4-5 majelis setiap harinya, termasuk majelis burdah. Beliau juga rutin mengikuti majelis hadrah bersama Maulana Syeikh Abdussalam, meskipun harus melakukan perjalanan pulang-pergi antara Ka...

Opening POSE 2024: Ajang Olahraga Santri untuk Kebersamaan dan Sportivitas

Sumedang, 26 Desember 2024 – Pekan Olahraga Santri EMHA (POSE) 2024 resmi dibuka dengan penuh semangat pada Kamis, 26 Desember 2024, pukul 14.00 WIB, bertempat di Lapangan eMHa 3, Pondok Pesantren Islam Terpadu (PIT) Adzkiya Mansyaul Hikam, Cipatat Sekarwagi, Buahdua, Sumedang.   Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting pesantren, di antaranya:   1. Khadimul Ma'had PIT Adzkiya Mansyaul Hikam , KH. Dr. (Cand.) M. Nurpahmi H., M.Pd.   2. Dewan Asatidz dan Ustadzat 3. Para Kepala Madrasah dari MTs, MA, dan SMK Islam Terpadu Adzkiya MH, beserta seluruh guru.   4. Pengurus Pesantren (Dema, SKM, dan OPI).   5. Santriwan dan Santriwati  dari berbagai jenjang.   Susunan Acara Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan sholawat yang dipimpin oleh Ust. Aman Abdurrohman, S.Pd. , Penanggung Jawab Ma'had Shighor Lil Qur’an (MSLQu) Adzkiya eMHa.   Dilanjutkan dengan samb...

PENERIMAAN SANTRI BARU (PSB) PONDOK PESANTREN ISLAM TERPADU ADZKIYA MANSYAUL HIKAM TAHUN AJARAN 2025/2026